Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah. wikipedia.org
Indonesia adalah negara yang kaya akan Sumber Daya Alamnya, hampir setiap wilayah di Indonesia pasti memiliki kekayaan alam yang melimpah. Seperti contohnya tambang batubara yang dimanfaatkan untuk bahan bakar industri dan rumah tangga yang terdapat di daerah Kalimantan. Tambang emas terbesar di Papua. Di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara yang terkenal dengan produksi aspalnya, Nanggroe Aceh Darusalam adalah salah satu daerah penghasil gas alam terbesar di Indonesia dan masih banyak lagi kekayaan alam di Indonesia,
Saat ini pikiran saya tercurah pada kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia yang kurang di kelola dengan baik oleh pemerintah. Seperti yang kita tahu Sumber Daya Alam di Indonesia sangat memiliki potensi yang tinggi untuk di kembangkan menjadi proses produksi. Akan tetapi banyak sekali kekayaan alam di Indonesia yang di kelola oleh perusahaan asing seperti salah satu contohnya adalah PT. Freeport yang mengelola tambang Grasberg di Papua, Indonesia. Yang merupakan salah satu tambang emas terbesar di dunia. Tambang ini juga mengandung tembaga dan perak untuk pasar dunia.
Sangat disayangkan kekayaan yang berlimpah tersebut kurang menguntungkan bagi negara indonesia, yang sebenarnya akan lebih menguntungkan apabila pemerintah Indonesia dapat mengolahnya sendiri. Dalam hal ini Indonesia kurang memiliki teknologi yang cukup memadai untuk mengolahnya dan yang sejauh ini terlihat pemerintah belum melakukan usaha yang cukup signifikan untuk membuat teknologi yang dapat mengolah Sumber Daya Alam tersebut. Padahal jika pemerintah Indonesia dapat mengelola Sumber Daya Alam itu dengan baik tentunya devisa negara akan bertambah, juga untuk pemenuhan kebutuhan manusia dan tentunya akan sangat berpengaruh positif pada pembangunan negara Republik Indonesia.
Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang tidak lagi bijaksana, berpandangan jangka pendek, dan kurangnya perhatian mengenai pelestarian Sumber Daya Alam itu sendiri juga menjadi masalah dalam pengelolaan Sumber Daya Alam. Karena persediaannya yang terbatas maka sangat dibutuhkan pengelolaan secara bijaksana dan dapat di pertanggung jawabkan.
Sabtu, 10 Maret 2012
Rabu, 07 Maret 2012
Bantuan langsung Tunai
Sering kali kita mendengar pembicaraan mengenai program pemerintah untuk memerangi kemiskinan di Indonesia dan sebenarnya cukup banyak program pemerintah yang bertujuan untuk mengurangi jumlah rakyat miskin dan pengangguran , seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Beras untuk keluarga miskin (Raskin), Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Keluarga Harapan (PKH), juga ada Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri (PNPM-Mandiri), dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Pada kali ini saya akan membahas sedikit mengenai program pemerintah Bantuan Langsung Tunai (BLT). Seperti yang kita tahu bahwa pemerintah menaikan harga BBM yang sangat berpengaruh pada kenaikan bahan pokok dan tentunya akan mengurangi daya beli masyarakat oleh karena itu pemerintah menyiasati dengan mengadakan program BLT untuk rakyat miskin agar tidak semakin terpuruk karena kenaikan harga BBM.
Walaupun menurut saya cara itu sangat tidak efektif karena Bantuan Langsung Tunai yang di berikan pemerintah kadang masih terkendala pada tahap pendataan masyarakat miskin dan pendistribusian dananya terutama di wilayah timur Indonesia. Banyak warga miskin yang tidak mendapat BLT karena tidak meratanya pembagian akibat sarana prasarana yang kurang mendukung. Dan juga banyak sekali di beritakan tentang tata cara penerimaan BLT yang tidak tertib sehingga rakyat tidak mampu bahkan lansia menjadi korban karena kesalahan tata cara pembagian BLT yang tidak menjamin keselamatan. Tidak sedikit pula penerima BLT yang tidak bijak dalam penggunaan dana BLT yang di berikan pemerintah, mereka manggunakannya untuk membeli kebutuhan konsumtif karena mereka merasa itu adalah semacam uang ‘kaget’ atau bonus dari pemerintah, bukan untuk kebutuhan pokok mereka.
Dan sebenarnya BLT itu tidak akan terlalu berpengaruh dalam pemberantasan kemiskinan di Indonesia karena sifatnya yang sementara dan BLT yang memang bantuan pemerintah ketika harga BBM naik tetapi sebenarnya bantuan itu tidak begitu membantu rakyat kurang mampu ditengah harga yang melonjak karena kenaikan BBM tersebut.
Oleh karena itu menurut saya sebaiknya BLT di hapuskan karena sifatnya yang tidak permanen membantu rakyat miskin. Jika pemerintah berusaha memberantas kemiskinan di Indonesia lebih baik jangan menaikkan harga BBM karena BBM sangat berpengaruh terhadap harga bahan pokok dan lain lain yang sangat erat hubungannya dengan kesejahteraan rakyat Indonesia. Subsidi untuk rakyat miskin sebaiknya lebih di tekankan pada bidang pendidikan, kesehatan dan harga bahan pokok yang terjangkau. Agar bantuan pemerintah lebih terasa dan merata pada seluruh rakyat miskin di Indonesia.
*antrian BLT

Minggu, 15 Januari 2012
Manusia dan tanggung jawab
A. Pengertian Tanggung Jawab
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
B. Macam-Macam Tanggung Jawab
Berikut ini merupakan beberapa jenis tanggung jawab, yaitu :
1. Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri itu menuntut kesadaran akan diri kita untuk memenuhi kewajiban sendiri dan mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
2. Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga meliputi ayah, ibu, suami istri, dan anak anak Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga, tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejaterahaan ,keselamatan,pendidikan dan kehidupan.
3. Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain maka kita harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut.
4. Tanggung Jawab Kepada Bangsa / Negara
Suatu kenyataan lagi bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, dan bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang di buat oleh suatu negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
5. Tanggung Jawab Terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupan manusia agar tanggung jawab langsung terhadap tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam jenis agama
C. Pengabdian Dan Pengorbanan
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
1. Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, atau suatu kesetiaan, cinta kasih, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.
2. Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian.
D. Perbedaan Pengabdian Dan Pengorbanan
Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanannya.
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa bentuk harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya.
Pengabdian lebih banyak menunjukan kepada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjukan kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran ,perasaan, tenaga, biaya, dan waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut suatu pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut suatu pengabdian.
Menurut saya tanggung jawab adalah kewajiban untuk menyelesaikan setiap pekerjaan atau masalah yang terjadi pada setiap individu. Banyak sekali contoh tanggung jawab, seperti dalam keluarga tanggung jawab kita sebagai anak adalah menuntut ilmu, membantu orang tua dan menjaga nama baik keluarga yang harus kita lakukan.
Jumat, 13 Januari 2012
Manusia dan keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar
John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran" http://id.wikipedia.org
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan
diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang terschut mempunyai kesarnaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama. kalau tidak sama, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proporsi tersebut berarti ketidakadilan.
diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem itu menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang terschut mempunyai kesarnaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama. kalau tidak sama, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proporsi tersebut berarti ketidakadilan.
Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan pcrasaannya dikendalikan oleh akal.
Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan dimana setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.
Berbagai macam keadilan :
1. KEADILAN LEGAL ATAU KEADILAN MORAL
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal.
Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk member tempat yang selaras kepada bagian-bagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik.
Ketidakadilan terjadi apabila ada campur tangan terhadap pihak lain yang melaksanakan tugas-tugas yang selaras sebab hal itu akan menciptakan pertentangan dan ketidak keserasian.
2. KEADILAN DISTRIBUTIF
Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).
3. KEADILAN KOMUTATIF
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
Keadilan Sosial
Berbicara tentang keadilan, Anda tentu ingat akan dasar negara kita ialah Pancasila. Sila kelima Pnacasila, berbunyi : “keadilan social bagi selunth rakyat Indonesia.”
Dalam dokumen lahimya Pancasila diusulkan oleh Bung Kamo adanya prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar negara. Selanjutnya prinsip itu dijelaskan sebagai prinsip “tidak ada kerniskinan di dalam Indonesia merdeka”. Dan usul dan penjelasan itu nampak adanya pembauran pengertian kesejahteraan dan keadilan.
Dalam dokumen lahimya Pancasila diusulkan oleh Bung Kamo adanya prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar negara. Selanjutnya prinsip itu dijelaskan sebagai prinsip “tidak ada kerniskinan di dalam Indonesia merdeka”. Dan usul dan penjelasan itu nampak adanya pembauran pengertian kesejahteraan dan keadilan.
Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan sosial itu, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu di pupuk, yakni:
1) perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan
kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesarna, menjaaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta
menghonnati hak-hak orang lain.
3) sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
4) sikap suka bekerja kerns
5) sikap menghargai hasil karya orang lain yang bemianfaat untuk mencapai kemajuan dan
kesejahteraan bersama
1) perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan
kegotongroyongan.
2) Sikap adil terhadap sesarna, menjaaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta
menghonnati hak-hak orang lain.
3) sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
4) sikap suka bekerja kerns
5) sikap menghargai hasil karya orang lain yang bemianfaat untuk mencapai kemajuan dan
kesejahteraan bersama
Keadilan dan ketidak adilan tidak dapat dipisahkan dalarn kehidupan manusia karena dalam ludupnya manusia menghadapi keadilan / ketidakadilan setiap hari. Oleh sebab itu keadilan dan ketidakadilan, menimbulkan daya kreativitas manusia. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi ketidakadilan, seperti drama, puisi, novel, musik dan lain-lain.
Kejujuran
Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya
apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu
adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari
perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan
perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena
itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir malalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.
Seseorang yang tidak menepati niatnya berarti mendustai diri sendiri. Apabila niat telah
terlahir dalam kata-kata, padahal tidak ditepati, maka kebohongannya disaksikan orang lain.
Sikap jujur perlu dipelajari oleh setiap orang, sebab kejujuran mewujudkan keadilan, sedang
keadilan mununtut kemuliaan abadi, jujur memberikan keberaniaan dan ketentranian Kati,
serta menyucikan lagi pula membuat luhumya budi pekerti. Seseorang mu’tahil dapat memeluk
agama dengan sempuma, apabila lidahnya tidak suci. Teguhlah pada kebenaran, sekalipun
kejujuran dapat merugikanmu, serta jangan pula berdusta, walaupun dustamu dapat
menguntungkanmu.
apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu
adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari
perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan
perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena
itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir malalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.
Seseorang yang tidak menepati niatnya berarti mendustai diri sendiri. Apabila niat telah
terlahir dalam kata-kata, padahal tidak ditepati, maka kebohongannya disaksikan orang lain.
Sikap jujur perlu dipelajari oleh setiap orang, sebab kejujuran mewujudkan keadilan, sedang
keadilan mununtut kemuliaan abadi, jujur memberikan keberaniaan dan ketentranian Kati,
serta menyucikan lagi pula membuat luhumya budi pekerti. Seseorang mu’tahil dapat memeluk
agama dengan sempuma, apabila lidahnya tidak suci. Teguhlah pada kebenaran, sekalipun
kejujuran dapat merugikanmu, serta jangan pula berdusta, walaupun dustamu dapat
menguntungkanmu.
Kecurangan
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atad tidak jujur, dan sama pula
dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebagai lawan jujur.
Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan
yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya
dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Orang seperti itu biasanya tidak
senang bila ada yang melebihi kekayaannya. Padahal agama apapun tidak membenarkan
orang mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya tanpa menghiraukan orang lain, lebih lagi
mengumpulkan harta denganjalan curang. Hal semacam itu dalam istilah agama tidak diridhoi
Tuhan.
dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Sudah tentu kecurangan sebagai lawan jujur.
Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan
yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya
dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita. Orang seperti itu biasanya tidak
senang bila ada yang melebihi kekayaannya. Padahal agama apapun tidak membenarkan
orang mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya tanpa menghiraukan orang lain, lebih lagi
mengumpulkan harta denganjalan curang. Hal semacam itu dalam istilah agama tidak diridhoi
Tuhan.
Pemulihan nama baik
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya tetap baik. Lebih-lebih jika is menjadi teladan bgai orang/tetangga disekitamya adalah suatu kebanggaan batin yang tak temilai harganya.
Tingkah laku atau perbuatan yang baik dengan nama baik itu pada hakekatnya sesuai dengan kodrat manusia, yaitu :
a) manusia menurut sifat dasamya adalah mahluk moral
b) ada aturan-aturan yang berdiri sendiri yang hams dipatuhi manusia untuk mewujudkan
dirinya sendiri sebagai pelaku moral tersebut.
a) manusia menurut sifat dasamya adalah mahluk moral
b) ada aturan-aturan yang berdiri sendiri yang hams dipatuhi manusia untuk mewujudkan
dirinya sendiri sebagai pelaku moral tersebut.
Pada hakekatnya, pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya; bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan ahlak.
Pembalasan
Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. reaksi itu dapat berupa perbuatan
yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang menyatakan bahwa ‘Khan mengadakan pembalasan. Bagi yang bertakwa kepada Tuhan diberikan pembalasan dan bagi yang mengingkari perintah Tuhanpun diberikan pembalasan dan pembalasan yang diberikanpun pembalasan yang seimbang, yaitu siksaan di neraka.
Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang beisahabat mendapat balasan yang bersahabat. Sebaliknya, pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.
Pada dasamya, menusia adalah mahluk moral dan mahiuk sosial. Dalam bergaul, manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat amoral, lingkunganlah yang menyebabkannya. Perbuatan amoral pada hakekatnya adalah pebuatan yang melanggar atau mempeikosa hak dan kewajiban manusia lain.
Oleh karena tiap manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar atau diperkosa, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu. Mempertahankan hak dan kewajiban itu adalah pembalasan.
yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Dalam Al-Qur’an terdapat ayat-ayat yang menyatakan bahwa ‘Khan mengadakan pembalasan. Bagi yang bertakwa kepada Tuhan diberikan pembalasan dan bagi yang mengingkari perintah Tuhanpun diberikan pembalasan dan pembalasan yang diberikanpun pembalasan yang seimbang, yaitu siksaan di neraka.
Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang beisahabat mendapat balasan yang bersahabat. Sebaliknya, pergaulan yang penuh kecurigaan menimbulkan balasan yang tidak bersahabat pula.
Pada dasamya, menusia adalah mahluk moral dan mahiuk sosial. Dalam bergaul, manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat amoral, lingkunganlah yang menyebabkannya. Perbuatan amoral pada hakekatnya adalah pebuatan yang melanggar atau mempeikosa hak dan kewajiban manusia lain.
Oleh karena tiap manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar atau diperkosa, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu. Mempertahankan hak dan kewajiban itu adalah pembalasan.
Menurut saya seimbang sangat berkaitan dengan keadilan, kita sebagai mahluk sosial yang memiliki kebutuhan berbeda beda tentu saja memiliki hak dan kewajiban yang berbeda pula dan harus di penuhi. Karena dalam hidup ini hak dan kewajiban berjalan selaras sehingga tidak bisa kita memenuhi kewajiban saja dan hak diabaikan atau sebaliknya.
Keadilan itu sendiri menurut saya bisa dikatakan sebagai suatu hal yang mengandung nilai kebenaran, seperti sekarang banyak kasus politik yang kurang mencerminkan keadilan yang sebenarnya sudah ada lembaga keadilan yang seharusnya dapat menangani kasus hingga tercapai keadilan yang seharusnya.
Rabu, 07 Desember 2011
Kekalutan Mental
Kekalutan Mental
Kekalutan mental menurut saya adalah suatu perasaan yang timbul karena ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi suatu masalah atau cobaan yang datang kepadanya. Perasaan luka jiwa yang sangat membekas tetapi dapat berangsur membaik asal ada dorongan dan kemauan kita untuk tetap berpikir positif dalam menyikapi setiap masalah yang ada
Kekalutan mental yang terjadi pada diri seseorang dapat berdampak psikologis yang tidak baik, seseorang yang mengalami kekalutan mental biasanya terjadi perubahan sikap yang jika tidak diarahkan dapat ke arah yang negatif yang dapat merugikan dirinya sendiri.
Banyak sekali dampak atau akibat yang terjadi jika seseorang mengalami kekalutan mental, seperti hilangnya rasa percaya diri bahkan hingga terjadi ”krisis identitas” pada dirinya. Seseorang yang mengalami kekalutan mental juga selalu merasa ketakutan hingga depresi yang menimbulkan dampak bagi kesehatan atau psikisnya.
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Sec ara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.
Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
a. a. Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.
b. b. Nampak pada kejiwaannya engan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental, dapat banyak disebutkan antara lain sebagai berikut :
a. a. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna; hal-hal tersebut sering menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah dir yang secara berangsur-angsur akan menyudutkan kedudukannya dan menghancurkan mentalnya.
b. b. Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada dalam masyarakat, sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi.
Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan creaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial. (Ilmu Budaya Dasar; Widyo Nugroho,Achmad Muchji)
Dapat saya tambahkan sebenarnya kekalutan mental atau penderitaan bathin itu dapat di atasi dengan cara lebih mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Kuasa dan selalu berpikir positif dengan apa yang terjadi pada dirinya.
Keindahan
Keindahan
Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat dengan selera perseorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.
Filsuf abad pertengahan Thomas Aquinos (1225-1274) mengatakan, bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana dilihat.
Herbet Read merumuskan bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi manusia.
Menurut luasnya pengertian keindahan dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Keindahan dalam arti luas
Keindahan dalam arti luas menurut para ahli, yaitu :
a. Menurut The Liang Gie keindahan adalah ide kebaikan
b. Menurut Plato watak yang indah dan hukum yang indah
c. Menurut Aristoteles keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan
d. Menurut Plotinus menulis tentang ilmu yang indah dan kebajikan yang indah.
2. Keindahan dalam arti estetik murni
Yaitu pengalaman estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3. Keindahan dalam arti terbatas
Yaitu yang menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna
Dari ciri itu dapat diambil kesimpulan, bahwa keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebaikan dari garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata. Ada juga yang berpendapat, bahwa keindahan adalah suatu kumpulan hubungan-hubungan yang selaras dalam suatu benda dan diantara benda itu dengan si pengamat.
(keindahan alam kuta,lombok)
Dalam keindahan ada juga yang di sebut nilai estetika, Estetika adalah salah satu cabang filsafat. Secara sederhana, estetika adalah ilmu yang membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya. Pembahasan lebih lanjut mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris, yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa. Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni. (wikipedia.org)
Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu enda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental/contributory value). Yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau menbantu. Nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakansesuatu yang indah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah. (Ilmu Budaya Dasar; Widyo Nugroho,Achmad Muchji)
Menurut pendapat saya, keindahan itu adalah suatu wujud sesuatu yang cantik, sedap dipandang mata, menarik, dan tidak membosankan apabila di lihat akan menimbulkan kekaguman, dan kecintaan terhadap keindahan itu. Keindahan itu sendiri dapat di aplikasikan kepada pemandangan, seseorang, ataupun sebuah karya seni yang mengandung nilai artistik. Banyak sekali keindahan yang dapat kita lihat di dunia ini terutama keindahan alam yang selalu membuat kagum para penikmatnya.
Langganan:
Postingan (Atom)



